Monday, September 13, 2021

Dawet Suronatan

Ketika Anda berkunjung ke Kota Madiun saat suasananya yang panas, pasti ingin sekali rasanya untuk mencoba sesuatu yang menyegarkan. Anda dapat mengunjungi Dawet Suronatan yang berada di daerah Jalan Merbabu. Perlu Anda tahu, bahwa dawet ini sudah ada sejak tahun 1960. Namun, minuman ini tetap sangat eksis sampai sekarang. 

Dikarenakan pemiliknya berusaha untuk tetap menjaga kualitas rasanya. Saat ini, di tempat makan ini juga menawarkan beberapa makanan berat.

Menu makanan yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari gado gado, nasi soto, nasi rawon, nasi lalapan, bahkan bakso pun juga ada di sini. 

Menu menu yang ditawarkan di sini memiliki harga yang sangat ramah di kantong. Pastikan dapat berkunjung di tempat kuliner satu ini ketika bermain di Madiun. Dikarenakan Anda dapat dibuat menyesal apabila tidak mencoba minuman khas Madiun ini.

Lokasi: Jl. Merbabu No.10, Pangongangan, Kec. Manguharjo, Kota Madiun.

Sumber : www.javatravel.net

Nasi Bakar Cak Wot


Rumah makan selanjutnya yang dapat Anda kunjungi ketika berada di kota gadis ini adalah Nasi Bakar Cak Wot. Makanan ini merupakan salah satu dari sekian banyak kuliner di Madiun yang sangat populer. 
Berada di pusat kota tempat ini sangat mudah untuk Anda jadikan pilihan ketika akan berkuliner. Tidak heran apabila rumah makan ini sangat ramai oleh pembeli. Untuk menu yang ditawarkan juga sangat beragam dan hanya dibandrol dengan harga yang murah.
LokasiJl. Serayu Timur 76a.

X.O Suki Signature

Untuk Anda yang sedang mencari tempat makan malam yang cocok bersama keluarga dengan tempat makan yang nyaman. Tidak salahnya untuk mencoba datang ke X.O Suki Signature yang asik dan kekinian untuk dijadikan sebagai tempat bersantai sambil makan.

Di rumah makan ini mengusung konsep ruang yang minimalis namun mewah. Selain itu, dengan konsep yang ditawarkan dapat menciptakan spot foto yang instagramable khusus bagi Anda yang suka berfoto foto.Selain menawarkan tempat yang nyaman untuk dikunjungi. Tempat makan ini menyediakan berbagai menu perpaduan antara Suki dan Chinese. 

Sangat cocok bagi Anda yang menyukai makanan seperti suki. Selain itu, harga yang ditawarkan juga sepadan dengan pelayanan yang telah diberikan serta cita rasanya yang tak kalah lezatnya. Apabila Anda berkunjung ke Madiun jangan lupa untuk mampir ke X.O Suki Signature.

Lokasi: Jl. Mayjen Sungkono No.41, Nambangan Kidul, Kec. Manguharjo, Kota Madiun.

Sumber : www.javatravel.net

Jiero Wedangan

Tempat kuliner selanjutnya yang dapat Anda kunjungi adalah Jiero Wedangan. Selain menjadi tempat makan di sini juga dapat dijadikan sebagai tempat nongkrong yang asik di Madiun. Rumah makan ini sangatlah terkenal di kota ini, menyajikan banyak sekali jenis menu makanan dengan rasa yang nikmat dan harga yang terjangkau. 
Tongkrongan ini mempunyai slogan yaitu Makin Dekat Makin Akrab ini memang mengangkat konsep yang sangat anak muda sekali.Tempat ini sangat nyaman dan dapat membuat Anda betah untuk berlama lama di sini. Sembari bercengkrama bersama teman ataupun keluarga, Anda dapat menikmati pemandaangan yang ada di sekitar tempat ini. Selain itu, untuk Anda yang suka berfoto foto tempat ini sangat cocok untuk dijadikan background foto. Dikarenakan di Jiero Wedangan ini menyediakan banyak sekali spot foto yang instagenic.
Lokasi: Jl. Bali No.17, Kartoharjo, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun.

Waroeng SS “Spesial Sambal"

Rumah makan satu ini terkenal dengan berbagai macam sambal yang disajikan. Sesuai dengan namanya, Waroeng Spesial Sambal menyajikan aneka jenis sambal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. 

Selain aneka sambal yang bermacam macam, menu makanan pendampingnya pun juga beragam. Mulai dari ayam bakar, ikan gurami, ikan lele, iga , dan masih banyak menu lainnya yang tak kalah menarik dan enak. 

Meskipun tempatnya yang tidak terlalu besar, namun nyaman digunakan untuk menyantap makan siang bersama dengan keluarga. Ketika Anda akan berkunjung ke tempat satu ini pastikan untuk datang lebih awall untuk segera mendapat tempat duduk. Apabila tidak ada waktu untuk datang lebih awal, alangkah baiknya jika Anda malakukan reservasi terlebih dahulu. Dikarenakan tempat ini menjadi favorit masyarakat sekitar maupun wisatawan yang datang ke Kota Madiun.

Lokasi : Jl. H.A Salim No 180, Nambangan Lor, Kec. Mangunharjo, Kota Madiun.

Sumber :www.javatravel.net


Pencak Silat Madiun

 

Madiun merupakan sebuah daerah yang berada di Jawa Timur, Madiun mempunyai pelestarian budaya yaitu pencak silat. Dimana merupakan bagian dari kekayaan seni bela diri di Indonesia. Bentuk pelestarian itu seperti masih adanya berbagai seni pencak silat yang asli Madiun seperti Setia Hati yang merupakan salah satu perguruan pencak silat tertua di Indonesia yang turut membentuk alur aliran pencak silat pencak silat di Indonesia.
Setia Hati Teratai yang dapat dikatakan sebagai organisasi terbesar di Indonesia yang turut membantu lahirnya IPSI (termasuk 10 perguruan IPSI bersama Setia Hati Organisasi -- Semarang), Setia Hati Tattuhu Tekad, Setia Hati Tunas Muda Winongo, Pencak Silat & Tenaga Dalam "Persaudaraan Rasa Tunggal", Perguruan Pencak Silat-Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako), Merpati Putih, OCC Pangastuti, Ki Ageng Pandan Alas, IKSPI Kera Sakti, Perisai Diri dan Persati
Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan dan keragaman busaya. Pencak silat merupakan suatu teknik aliran bela diri dengan memadukan unsur seni didalamnya yang diolah sedemikian rupa hingga tercipta gerakan beladiri yang indah. Banyak sekali pencak silat yang ada di Indonesia yang berasal dari berbagai daerah dengan ciri khas masing-masing. 
Dari sekian banyak pencak silat yang di Indonesia yang berasal dari daerah-daerah di seluruh dunia Pusat perguruan seni bela diri yang berdomisili di Madiun, Jawa Timur yang saya ketahui Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (SH Winongo), dan Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia (IKS PI)

Kolam Renang Sendang Biru

Kolam Renang Sendang Biru menjadi salah satu tempat rekreasi keluarga yang rekomended untuk anda explore saat akhir pekan. Nikmati liburan seru bersama keluarga dan si buah hati idengan jelajah destinasi wisata Indonesia. 
Sehingga tidak heran jika ketika anda berkunjung, pastinya carilah waktu terbaik untuk kualitas liburan anda.

Liburan di Madiun Jawa Timur, anda akan dimanjakan dengan berbagai macam tempat wisata terbarunya.
Salah satu objek wisata baru yang cocok untuk anda explore ketika akhir pekan tiba yaitu Kolam Renang Sendang Biru. Banyak spot dan wahana menarik yang siap memanjakan aktivitas libur akhir pekan anda bersama orang tercinta. Rasa penat dan jenuh akan hilang ketika anda merelaksasi pikiran dengan berwisata di kolam renang Madiun satu ini.

Ketika anda berencana menghabiskan hari libur dengan berwisata di Kolam Renang Sendang Biru Madiun Jawa Timur. Banyak aktivitas seru dengan spot instagenic yang siap memanjakan kunjungan para wisatawan. Berikut ulasan menarik obyek wisata Kolam Renang Sendang Biru Madiun yang bisa anda simak untuk referensi perjalanan liburan lebih menyenangkan.

Destinasi wisata anak Kolam Renang Sendang Biru Madiun menjadi tempat populer dan selalu ramai akan pengunjung.
Sumber :sikidang.com

Desa Wisata Brumbun Tubing

Desa Wisata Brumbun namanya. Desa wisata ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Utama Brumbun. Terletak di lereng Gunung Wilis, tepatnya berada di Desa Brumbun, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Lokasinya berjarak sekitar 14,5 km dari pusat kota Madiun atau dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 28 menit.

Dari arah Kota Madiun, kamu bisa menuju ke arah Jl. Raya Dungus hingga bertemu Pasar Dungus di sebelah kanan jalan. Di pertigaan pasar, ambil belokan ke kanan. Kemudian lurus saja mengikuti jalan. Sekitar 800 meter belok ke kiri untuk menuju ke lokasi. Desa Wisata Brumbun berada sekitar 700 meter dari belokan. Di Desa Wisata Brumbun kamu bisa mencoba berbagai wahana permainan air yang seru. Yang paling menarik di sini adalah river tubing atau kegiatan susur sungai dengan menggunakan ban sebagai pelampung.

Ada dua jenis tubing di sini. Yang pertama tubing di aliran sungai sekunder yang tenang sejauh 800 meter. Tubing di aliran ini cocok untuk kamu yang tidak terlalu suka dengan wahana yang terlalu ekstrem dan juga cocok untuk anak-anak.

Yang kedua ada tubing adventure. Tubing dilakukan di aliran Sungai Catur sejauh 1 km. Aliran air di sungai ini lebih deras dan banyak bebatuan. Untuk sungainya sendiri juga cukup lebar. Tubing adventure ini dikhususkan untuk kamu yang punya nyali lebih.

Wahana tubing hanya bisa dilakukan saat debit air sungai tinggi. Bagi yang tertarik untuk tubing perlu membayar mulai dari Rp20.000-Rp30.000.

Sumber : brisik.id

Tips Membuat Nasi Pecel

 

Nasi pecel merupakan makanan sehat khas Indonesia, lihat saja bahan-bahan pembuatnya.. Terdiri dari kacang-kacangan yang kaya akan Vitamin E, serta sayuran yang mengandung zat besi. 

Resep Bumbu Pecel:

  • 300 gram kacang tanah di goreng , tumbuk boleh sampai halus boleh juga tidak. .
  • 4 buah cabe merah
  • 10 cabe rawit
  • 5 siung bawang putih
  • 3 sendok teh terasi
  • 20 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya
  • 2 sendok the garam
  • 80 gram gula jawa
  • 10 gram asam jawa, celupkan dalam gelas tambah 3 sdk makan air matang.
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • (Sebaikya tidak pakai kencur karena akan merusak aroma sambal yang kita buat nantinya!!!)

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak lalu tumis cabe merah, cabe rawit,bawang putih dan terasi sampai terlihat layu.
  2. Haluskan bahan tumisan beserta daun jeruk purut, garam dan gula jawa.
  3. Masukkan kacang yang telah digoreng tadi. Aduk hingga rata tambahkan air matang dan air asam, aduk hingga rata.

Sayuran: kangkung, tauge / kecambah rebus.

Pelengkap: serundeng, rempeyek kacang / teri, daun kemangi, mentimun.

Lauk pauk: ayam goreng, daging empal, telur mata sapi, tempe goreng, dll. Sesuai selera.

Penyajian Nasi Pecel Madiun:

  1. Haluskan bumbu pecel, tambahkan air dan aduk hingga merata. Bumbu sedikit kental atau sesuai selera.
  2. Siapkan nasi hangat di atas piring. Kemudian tata segala sayuran diatas nasi.
  3. Taburkan bumbu pecel di atas sayuran.
  4. Hidangkan bersama bahan pelengkap dan lauk pauk

Sumber : resepkoki.co


Asal Usul Nasi Jotos

Kuliner apa yang langsung terbersit di benak Anda begitu mendengar nama Kota Madiun? Ya, pecel. Makanan semua kalangan ini memang identik dengan Madiun.

Namun, kuliner di daerah yang memiliki sebutan Kota Pendekar ini tak melulu pecel. Ada makan lain yang memiliki nama unik. Nasi Jotos.

Ya..Anda tak salah baca, nasi jotos. Tapi tenang, memakan nasi ini tidak akan membuat Anda babak belur kena jotos. Anda justru akan menikmati rasanya yang nikmat di balik kesederhanaan sajiannya.

Dari namanya, nasi jotos, mungkin yang terbayang adalah kepalan tinju. Tidak salah memang, karena nama nasi tersebut diambil dari ukuran besarnya nasi yang seukuran kepalan tinju orang dewasa. Sebenarnya, nasi jotos Madiun mirip nasi kucing di Yogyakarta dan Solo atau nasi jinggo di Bali. Yang membedakan adalah ukuran nasi di Madiun lebih besar.

Nasi yang cocok disantap kapan saja ini biasa disajikan dengan lauk berupa telur, tempe atau tahu. Tak lupa sambal tomat yang khas dan beberapa tambahan berupa mi atau bihun.

Makanan ini dibungkus dengan daun pisang yang mengeluarkan aroma menggugah selera ketika terkena uap dari nasi panas nasi jotos. Namun, ada pula penjual yang membungkus menggunakan kertas minyak.

Sumber : cmsx.solopos.com.

Sunday, September 12, 2021

Asal Usul Reog Ponorogo

 

Reog Ponorogo adalah salah satu bentuk tarian tradisional yang berasal dari Ponorogo, sebuah kabupaten (bagian administrasi) di Jawa Timur, Indonesia. Jenis Reog yang ada di Indonesia ada bermacam-macam, namun Reog Ponorogo termasuk yang paling terkenal. Ada beberapa cerita tentang asal mula Reog Ponorogo. Yang paling populer adalah Ki Ageng Kutu, seorang punggawa Majapahit yang hidup pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu bertugas di istana Kertabhumi Bhre (sering disamakan dengan Brawijaya V), raja terakhir Kerajaan Majapahit

 Dalam laman Ancient-Origins, dituliskan bahwa, selama periode itu, kekaisaran mengalami kemunduran, pengadilan korup, dan raja tidak kompeten. Ki Ageng Kutu meramalkan bahwa kekaisaran akan berakhir dan memutuskan untuk meninggalkan istana. Ia tiba di Ponorogo dan mendirikan sebuah lembaga untuk mendidik kaum muda seni bela diri serta ilmu kebatinan. Harapan Ki Ageng Kutu, murid-muridnya akan menghidupkan kembali masa kejayaan Kerajaan Majapahit.

Raja Majapahit mengetahui situasi tersebut dan mengirimkan pasukan untuk melawan Ki Ageng Kutu dan para pengikutnya. Meski sekolah hancur, para penyintas terus berlatih seni mereka secara diam-diam. Mengenai Reog Ponorogo, raja tidak dapat menghentikan pertunjukannya di depan umum karena sudah mendapatkan banyak popularitas.

Sebagai gantinya, plot baru ditambahkan, bersama dengan karakter baru dari cerita rakyat Ponorogo. Reog Ponorogo akhirnya menjadi tarian tradisional masyarakat Ponorogo. Hari ini dilakukan di acara-acara khusus seperti pernikahan, perayaan Islam, dan HUT Kabupaten Ponorogo.

Setiap kelompok Reog Ponorogo terdiri dari antara 25 dan 35 anggota dan setiap pertunjukan biasanya terdiri dari 3 rangkaian tarian. Selain itu, ada sejumlah set karakter dalam bentuk tarian tradisional ini. Salah satunya adalah Jathil, yang mewakili pasukan kavaleri.

Kekayaan simbolisme Reog Ponorogo juga terlihat pada karakter Singa Barong, monster singa yang menakutkan dengan bulu merak di kepalanya. Singa itu konon mewakili raja Majapahit, sedangkan bulu ratunya. Ini dimaksudkan sebagai kritik terhadap raja, yang meskipun terlihat garang, dikendalikan oleh ratu. Topeng Singa Barong dapat memiliki berat hingga 50 kg (110lbs.), Dan penari yang memainkan bagian ini hanya menggunakan giginya untuk menopang beban yang berat.

Sumber : www.abadikini.com

 

Kesenian Penthul Tembem


Kesenian Penthul Tembem merupakan kesenian asli Kota Madiun. Namun tidak sedikit warga masyarakat yang belum mengetahui dan memahami sejarah serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Untuk itu perlu dilaksanakan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan dan menjelaskan sejarah kesenian Penthul Tembemdan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan mulai bulan Maret-Juni 2020. 

Sumber data yang digunakan bersifat primer dan sekunder. Data diambil dengan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Dari penelitian yang dilaksanakan dapat dijelaskan bahwa sejarah kesenian Penthul Tembemberasal dari perjalanan Ranggawarsita (Bagus Burhan muda) putra Tumenggung Yasadipura dari Keraton Surakarta yang  menuntut ilmu agama dan kenegaraan di Tegalsari. Hingga pada akhir cerita adanya pertemuan dua abdi Bagus Burhan di Alun-Alun Kota Madiun yang ngamen bersama menggunakan topeng Penthul dan Tembem. Peristiwa inilah yang disebut dengan Kesenian Penthul Tembem. 

Perkembangan Penthul Tembemdi Kota Madiun bisa dikatakan kurang, dikarenakan kurang adanya perhatian Pemerintah dan masyarakat. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kesenian penthul Tembemdapat dilihat dari segi kesejarahannya dan pementasannya yaitu terkandung nilai moral, nilai kepemimpinan, nilai religi, nilai estetika dan nilai hiburan. Nilai tersebut merupakan nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.


Tari Solah Mediunan


Kota Madiun dikenal memiliki berbagai julukan nama. Salah satunya adalah Kota Pendekar. Dijuluki Kota Pendekar karena di kota ini terdapat banyak perguruan bela diri pencak silat. Setidaknya ada 11 perguruan pencak silat yang berada di Kota Madiun ini.

Berbicara mengenai pencak silat, selain terdapat banyak perguruan pencak silat, di kota ini juga memiliki kesenian daerah yang berkaitan dengan pencak silat. 

Kesenian tersebut bernama Tari Solah Mediunan.Mungkin belum banyak orang  yang tahu dan mengenal Tari Solah Mediunan ini. Untuk itu, mari kita berkenalan lebih jauh dengan kesenian yang satu ini.  ari Solah Mediunan merupakan salah satu kesenian daerah yang berasal dari Kota Madiun. Tari Solah Mediunan baru diluncurkan pada Pesta Rakyat Malam Tahun Baru Kota Madiun yang digelar pada tanggal 31 Desember 2017. Kehadiran tarian ini diharapkan mampu menjadi ikon kesenian di Kota Madiun yang dapat dikenal dan diakui oleh masyarakat luas.

Tari Solah Mediunan ini diciptakan oleh Sugeng Hariyatin sebagai koreografer dan RB Zaini sebagai penata musik. Dalam penciptaan tarian ini terdapat tiga proses yang dilalui, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan komposisi.

Tari Solah Mediunan menyimpan arti dan makna tersendiri. Dimana kata solah memiliki arti tingkah laku atau sikap dan kata mediunan berarti budaya yang dimiliki oleh masyarakat Madiun. Jadi, Solah Mediunan ini berarti tingkah laku atau sikap yang dimiliki oleh masyarakat Madiun.

Tari Solah Mediunan begitu menggambarkan karakteristik masyarakat Kota Madiun. Yang mana memiliki sikap lemah lembut, namun tetap berani, tegas, dan penuh semangat dalam menjalani keseharian.

Sumber :brisik.id